BP Batam Perkuat Fondasi Batam sebagai Kawasan Investasi Unggulan Nasional
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing kawasan melalui percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan investasi, reformasi pelayanan perizinan, pengembangan sektor digital, serta peningkatan konektivitas logistik.
Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), Batam memiliki posisi strategis sebagai gerbang investasi Indonesia yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan internasional. Oleh karena itu, peningkatan daya saing kawasan menjadi salah satu prioritas utama BP Batam guna memastikan Batam tetap menjadi destinasi investasi yang kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut tercermin dari berbagai kebijakan dan program strategis yang dijalankan oleh BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, yang berfokus pada penciptaan iklim investasi yang kondusif, peningkatan efisiensi layanan, serta pengembangan sektor ekonomi baru yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah maupun nasional.
Tujuan Peningkatan Daya Saing Kawasan
Upaya peningkatan daya saing kawasan yang dilakukan BP Batam memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain:
- Menarik Investasi Berkualitas
BP Batam terus berupaya menghadirkan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan proses perizinan, kepastian hukum, serta penyediaan infrastruktur yang memadai guna meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun internasional.
- Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Peningkatan daya saing diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui peningkatan aktivitas industri, perdagangan, jasa, dan ekonomi digital.
- Memperkuat Posisi Batam sebagai Hub Investasi dan Logistik
Dengan lokasi geografis yang strategis di jalur perdagangan internasional, Batam diarahkan menjadi pusat logistik, manufaktur, dan ekonomi digital yang mampu bersaing dengan kawasan regional lainnya.
- Mengembangkan Ekosistem Digital dan Teknologi
BP Batam juga menempatkan sektor digital sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan pusat data (data center), teknologi informasi, dan ekonomi berbasis inovasi.
Dampak Positif bagi Kawasan dan Masyarakat
Komitmen BP Batam dalam meningkatkan daya saing kawasan memberikan berbagai dampak positif yang dirasakan secara langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat dan dunia usaha.
Peningkatan Realisasi Investasi
Pada Triwulan I Tahun 2026, realisasi investasi di Batam mencapai Rp17,4 triliun atau tumbuh lebih dari 102 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya tingkat kepercayaan investor terhadap prospek Batam sebagai kawasan investasi unggulan Indonesia.
Pertumbuhan Sektor Logistik dan Industri
Peningkatan aktivitas logistik, ekspor, dan perdagangan internasional turut memperkuat posisi Batam sebagai pusat ekonomi di wilayah barat Indonesia. Efek berantai dari pertumbuhan tersebut mampu mendorong perkembangan sektor industri, perdagangan, jasa, dan UMKM lokal.
Penciptaan Lapangan Kerja Baru
Masuknya investasi baru dan ekspansi usaha yang ada berkontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Batam.
Penguatan Ekonomi Digital
Pengembangan kawasan seperti Nongsa Digital Park dan investasi pusat data memperkuat transformasi Batam menuju pusat ekonomi digital nasional dan regional yang mampu menarik investasi berbasis teknologi tinggi.

Pernyataan Kepala BP Batam
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa peningkatan daya saing kawasan harus didukung dengan percepatan investasi dan pengembangan sektor ekonomi masa depan.
Dalam keterangannya mengenai pengembangan sektor digital, Amsakar menyampaikan:
“Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital.”
Sementara terkait capaian investasi Batam, Amsakar juga menyatakan:
“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif.”
Pernyataan tersebut menegaskan optimisme BP Batam dalam memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi melalui investasi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pernyataan Wakil Kepala BP Batam
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan pentingnya pembangunan kawasan yang terintegrasi dan kondusif bagi investasi.
Dalam program penataan kawasan strategis Batam, Li Claudia menyampaikan:
“Kami ingin Batam lebih maju dan memberikan kenyamanan bagi para investor. Oleh sebab itu, aspek pelayanan perizinan dan berbagai kendala lain akan terus kita benahi.”
Selain itu, Li Claudia juga menegaskan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing kawasan.
“Kolaborasi antara pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam kemajuan Batam ke depannya.”
Ia juga menambahkan bahwa pertumbuhan investasi dan logistik menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam serta memberikan efek berantai bagi sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Optimisme Menuju Batam yang Semakin Kompetitif
Dengan dukungan pemerintah pusat, penguatan infrastruktur strategis, pengembangan sektor digital, reformasi pelayanan investasi, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, BP Batam optimistis dapat terus meningkatkan daya saing kawasan di tingkat nasional maupun internasional.
Komitmen ini bukan hanya bertujuan untuk menarik investasi yang lebih besar, tetapi juga memastikan bahwa setiap pertumbuhan ekonomi yang tercipta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, dan terwujudnya Batam sebagai pusat investasi, industri, logistik, dan ekonomi digital terdepan di Indonesia.